0
05 Des
Dikirim pada 05 Desember 2011 di Uncategories

Malam semakin larut, dini hari pun hampir tiba. Angin dingin Sahara berhembus dalam kesepian. Bukit-bukit batu, rumah-rumah tanah, pepohonan semuanya tak bergerak, berdiri kaku seperti rangkaian siluet.

 

Tapi ditengah Masjidil Haram, seorang pemuda berjalan memutari ka’bah. Usai thawaf, ia berdiri di pintu ka’bah sambil bergantung pada tirainya. Matanya menatap langit yang sunyi kecuali Thawus Al-yamami yang menceritakan itu kepada kita.

 

Thawus mendengar pemuda itu merintih: “Tuhanku, gemintang langit-Mu telah tenggelam, semua mata mahluk-Mu telah tertidur. Tapi pintu-Mu terbuka lebar untuk pemohon kasih-Mu, maksiatku tidaklah untuk menentang-Mu. Kala kulakukan maksiat, kulakukan bukan karena meragukan-Mu, bukan karena mengabaikan siksa-Mu. Tapi kulakukan karena pengaruh hawa nafsuku dan karena kuhulurkan tirai untuk menutupi aibku. Duhai celakalah aku, bertambah umurku dan bertumpuk dosaku, tak sempat aku bertaubat kepada-Mu dan sekarang aku malu menghadap Tuhan-Ku.”

 

Dengan berbagai rintihan hati penuh harap is terus berdzikir, lalu Thawus bertanya “Wahai putra Rasulullah SAW, untuk segala rintihan itu? Kamilah seharusnya berbuat seperti ini, sedangkan ayahmu Husen bin Ali, ibumu Fatimah Az-zahra dan kakekmu Rasulullah SAW.

 

Husen pun menjawab, “Keliru kau Thawus, jangan sebut-sebut perihal ayahku, ibuku, kakekku. Alloh menciptakan syurga bagi umatnya yang mentaati-Nya dan berbuat baik. Tidakkah engkau dengar firman Alloh yang berbunyi: “Ketika sangkakala ditiup tidaklah ada hubungan lagi diantara mereka hari itu dan tidak ada lagi saling meminta tolong”, Demi Alloh esok tidak ada lagi yang bermanfaat selain amal sholeh yang telah engkau lakukan”.

 

 

Kutipan dari Buku Mutiara Cinta Illahi oleh Jalaludin Rakhmat. 

 



Dikirim pada 05 Desember 2011 di Uncategories
comments powered by Disqus
Profile

Alloh menguji keikhlasan dlm kesendirian, Alloh mmbri kdwasaan ktika mslh brdtngn, Alloh mlatih ktgaran dlm ksakitan, Tetap Istiqomah sertakan Alloh dlm stiap langkah... Laa Tahzan.. Innalaha Ma’anaa... Al-Ashr 1-3 "My Spirit" More About me

Page
Categories
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 2.025.606 kali


connect with ABATASA